Komitmen kami adalah memproduksi alat/ mesin dari bahan baku kualitas terbaik serta memberikan garansi dan layanan purna jual

Mei, 246.412 Petugas BPS Lakukan Sensus Pertanian

Mei, 246.412 Petugas BPS Lakukan Sensus Pertanian

29 April 2013

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengerahkan 246.412 petugas dalam sensus pertanian 2013 (ST2013) untuk mengumpulkan data statistik pertanian pada Mei mendatang.

"Kami akan menerjunkan 246.412 petugas yang terdiri atas 61.603 tim," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Senin (1/4).
  
Saat ini juga telah dilakukan pelatihan terhadap 8.882 instruktur daerah untuk ikut menyukseskan pengumpulan data evaluasi kinerja dan statistik secara akurat serta gambaran struktur pertanian di Indonesia.

"Selain itu, pelatihan terhadap petugas pencacahan telah dilakukan pada minggu keempat Maret sampai akhir April 2013 yang terbagi dalam 13.147
kelas di seluruh Indonesia," ujarnya.

BPS telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan kampanye ST2013 melalui berbagai media cetak, televisi, radio, maupun hiburan rakyat. "Ini sebagai persiapan pencacahan yang dilakukan sepanjang Mei," ujar Suryamin.

ST2013 akan mencakup seluruh usaha pertanian di subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan, baik
pada rumah tangga, perusahaan, pesantren/seminari, lembaga permasyarakatan, barak militer, maupun kelompok usaha bersama.

Tujuan pelaksanaan sensus yang dilakukan pada 1-31 Mei 2013 itu untuk mendapatkan berbagai informasi tentang populasi usaha pertanian, rumah
tangga petani gurem, komoditas pertanian, serta distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas.

Sensus yang telah dilakukan untuk keenam kalinya itu dilakukan menyusul adanya kebutuhan data dasar terkini untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun perencanaan pembangunan pertanian Indonesia.
  
BPS memastikan petugas sensus tidak akan memungut biaya apapun dan melakukan pendataan dengan mendatangi seluruh usaha pertanian serta tempat tinggal pelaku usaha pertanian di seluruh Indonesia.


Menurut rencana, sensus yang menghabiskan biaya senilai Rp1,59 triliun itu akan meliputi 33 provinsi, 497 kabupaten, 6.793 kecamatan, 77.144 kelurahan/desa, dan 858.557 blok. (Ant)


Editor: Wisnu AS